Rawan Kebakaran, Polres Lembata Segera Turun tangan

Rawan Kebakaran, Polres Lembata Segera Turun tangan

Lembatanews.com – Kawasan hutan Lembata yang ditumbuhi rumput ilalang selalu menjadi lahan si jago merah pada musim kemarau. Maraknya aksi pembakaran lahan dan hutan mendesak Kapolri memerintahkan jajarannya segera turun tangan. Wilayah yang lahan hutannya dibakar atau terbakar maka pejabat kepolisian dari tingkat bawah sampai atas langsung dicopot.

Kabag Operasi Polres Lembata AKP Marthinus Ardjon kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (8 Agustus 2019) mengatakan, menindaklanjuti instruksi Kapolri tersebut maka di Polres Lembata telah dibentuk tim penanganan kebakaran beranggotakan seluruh Polsek dan Babinkamtibmas.

Tim bertugas melakukan sosialisasi dan mendorong masyarakat tak lagi membakar lahan dan hutan.

Ardjon mengatakan, saat ini Polri secara hirarki telah diperintahkan untuk memantau wilayahnya masing-masing dan berupaya melakukn sosialisasi kepada masyarakat agar tak lagi melakukan pembakaran hutan dan lahan.

“Semua tingkatan harus pastikan wilayahnya tanpa kebakaran. Kalau sampai ada kebakaran maka sanksinya jelas dicopot dari jabatan. Itu instruksi dari Kapolri,” katanya.

Tugas tim adalah melakukan patroli rutin dan menyosialisasikan kepada masyarakat untuk mengurangi kebiasaan membakar lahan agar jangan sampai menmbulkan titik api besar dan berdampak luas.

Untuk Lembata, jelas Ardjon, telah diidentifikasi sejumlah titik rawan kebakaran. Rata-rata di semua wilayah di Lembata rawan kebakaran. Namun, diidentifikasi titik yang sering terjadi kebakaran yakni di Waijarang, dan di Tanjung Baja. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *