RSUD Lewoleba kembali Rawat Satu Orang Pasien Dalam Pengawasan

RSUD Lewoleba kembali Rawat Satu Orang Pasien Dalam Pengawasan

 

Lembatanews.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Lembata dr Lucia Shandra mengakui bahwa saat ini Lembata sudah bertambah lagi satu orang pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19. PDP Covid-19 asal Bakalerek, Kecamatan Nubatukan itu masuk dan dirawat sejak Jumat, 3 April 2020.

Dihubungin pada Sabtu, 4 April 2020 malam, dr Lucia Shandra menjelaskan, pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di ruang isolasi RSUD Lewoleba itu masuk sejak Jumat (3/4) dengan keluhan awal batuk dan pilek. PDP itu berasal dari Bakalerek, dan kini masih menjalani penanganan di rumah sakit dan kondisinya mulai stabil.

Sementara satu PDP yang sudah dirawat sebelumnya, kini juga sudah mulai stabil dan masih terus dalam pengawasan para medis rumah sakit.

Berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Lembata per Sabtu, 4 April 2020, terdapat penambahan satu pasien dalam pengawasan (PDP) yang kini dirawat di ruang isolasi RSUD Lewoleba. Sehingga PDP menjadi dua orang.

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) lama sebanyak 45 orang, ODP baru sebanyak tiga orang sehingga total ODP sebanyak 48 orang. Tiga orang yang dirawat di RSUD Lewoleba, dan sebanyak enam orang yang selesai masa pemantauan. Sedangkan pelaku perjalanan dari daerah terpapar (PPDT) sebanyak 416 orang.

Dari jumlah ODP dan PDP Covid-19 itu, sebaran terbanyak ada di Kecamatan Nubatukan yakni sebanyak 19 orang, Ile Ape 8 orang, Nagawutun 8 orang, Ile Ape Timur 6 orang, Lebatukan 3 orang, Wulandoni 3 orang, Omesuri 2 orang dan Buyasuri 1 orang. Kecamatan yang masih belum.ada kasus yakni Atadei. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *