Satu Staf Terkonfirmasi Positif Covid-19, Puskesmas Balauring kembali Ditutup Tiga Hari

Satu Staf Terkonfirmasi Positif Covid-19, Puskesmas Balauring kembali Ditutup Tiga Hari
Aktivitas pemeriksaan di Posko Bersama di Desa Wailolong, Kecamatan Omesuri, Selasa, 23 Februari 2021.

 

Lembatanews.com – Satu orang staf pada Puskesmas Balauring, Kecamatan Omesuri dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19 pada Selasa, 23 Februari 2021. Dengan teridentifikasinya satu orang staf terkonfirmasi positif Covid-19, maka seluruh pelayanan di Puskesmas Balauring ditutup total. Penutupan tersebut dilakukan selama tiga hari mulai Rabu, 24 Februari 2021.

Demikian dikatakan Camat Omesuri Elmandiri kepada lembatanews.com, Selasa, 23 Februari 2021 sore tadi.

Dikatakannya, setelah mendapatkan informasi terkait adanya staf puskesmas yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan sesuai petunjuk dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata, maka untuk kepentingan sterilisasi puskesmas, maka pelayanan ditutup selama tiga hari.

Selanjutnya, terang Elmandiri, petugas dari Dinas Kesehatan akan melakukan pemeriksaan rapid test bagi petugas kesehatan di Puskesmas Balauring yang telah kontak erat dengan pasien Covid-19 tersebut.

“Untuk itu diminta kepada para kepala desa agar menyampaikan kepada masyarakat desa masing-maisng bahwa selama tiga hari ke depan tidak ada pelayanan di Puskesmas Balauring maupun RS Pratama Meru,” kata Elmandiri.

Buka Pos Pengawasan
Elmandiri menjelaskan, sebagai langkah antisipatif atas pembukaan aktivitas pasar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata, maka Pemerintah Kecamatan Omesuri bersama Kapolsek Omesuri dan Danramil Omesuri sebagai Satgas Covid-19 tingkat kecamatan , kepala Puskesmas Balauring, dan 22 kepala desa se-Kecamatan Omesuri telah membentuk dua posko bersama yakni posko darat di Desa Wailolong, dan Posko Laut di Pelabuhan Laut Balauring.

Kehadiraan posko bersamq ini, yerangnya untuk melakukan tes suhu dan pengamatan terhadap setiap orang yang hendak masuk ke wilayah Omesuri. Jika dalam pemeriksaan ditemukan adanya orang dengan gejala atau indikasi Covid-19, maka akan dilaporkan ke puskesmas dan datanya diteruskan ke bidan desa masing-masing untuk dilakukan pemantauan dan pengecekan rutin.

“Posko bersama baru kita mulai pagi tadi (Selasa pagi) pukul 09.00,” kata Elmandiri. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *