Serapan APBD II Lembata Masih Rendah

Serapan APBD II Lembata Masih Rendah

Lembatanews.com – Hingga memasuki semester kedua 2019, realisasi belanja APBD II Kabupaten Lembata baru mencapai 22,43 persen. Walau realisasi keuangan baru mencapai 22,43 persen, namun realisasi fisiknya rata-rata sudah lebih maju dari realisasi fisik.

Demikian dikatakan Anthanasius Aur Amuntoda, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah yang juga Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Lembata di ruang kerjanga, Kamis (1 Agustus 2019).

Ia menjelaskan, untuk belanjan langsung terkait fisik semuanya sudah ditenderkan. Pekerjaan fisik sedang dikerjakan nanun belum selesai sehingga berpengaruh pada realisasj keuangan dan pendapatan.

“Belanja kita baru 22,43 persen dari total belanja APBD. Realisasi uangnya baru demikian tapi realisasi fisiknya sudah lebih dari 22,43 persen,” kata Amuntoda.

Realisasi keuangan lambat dikarenakan pekerjaan fisik sedang berjalan dan permintaan uang dari pihak ketiga menunggu PHO. Sepanng belum dilakukan PHO maka belum bisa dibayar. 

“Rata-rata realisasi keuangan baru 30 persen uang muka sehingga reaklsasi keuangan rendah. Tapi nanti setelah PHO baru realisasi belanjanya besar atau meningkat,” katanya.

Terkait realisasi belanja dan pendapatan, lanjut Amuntoda,  sudah dibuat pakta integritas dengan seluruh pimpinan OPD agar pelaksanaan kegiatan harus sesuai dengan anggaran kas. Jadi, kalau setiap bulan tidak sesuai anggaran kas maka nilainya sudah bisa langsung diketahui. 

“Sekarang bupati dan wakil bupati hanya lihat itu. Kinerjanya terukur dari anggaran kas. Sehingga sampai bulan ini rata-rata sudah harus 40-50 persen baik dari sisi pendapatan.mauapun belanja.

Kondisinya sekarang ternyata masih rendah serapannya. Jadi sudah bisa dibaca rapornya,” tegas Amuntoda. 

Sedangkan khusus untuk belanja dana alokasi khusus (DAK) sejauhbini serapannya sudah mencapai 99 persen. Tahap pertama Rp39,250 miliar sudah 100 persen serapannya. Sedangkan yahap kedua masih menunggu reviu dari Inspektorat. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *