Swab dari Lembata yang Ditolak di Flotim, Dijemput Helikopter BPBD

Swab dari Lembata yang Ditolak di Flotim, Dijemput Helikopter BPBD
Helikopter BPBD dari Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat saat tiba di Bandara Wunopito menjemput sampel swab untuk diantar ke Kupang, Minggu, 17 Mei 2020.

 

Lembatanews.com – Sampel swab test 13 orang pelaku perjalanan yang sebelumnya dikirim ke Kupang melalui Bandara Frans Seda Maumere dan mendapat penolakan saat diantar menggunakan KM Torani ke Pelabuhan Larantuka, Kabupaten Flores Timur (Flotim), akhirnya dijemput langsung di Lewoleba menggunakan helikopter BPBD pada Minggu, 17 Mei 2020.

Pantauan media ini di Bandara Wunopito Lewoleba, helikopter BPBD yang dipiloti Eko Novie N dan tiga orang kru yakni Randi Pangalila, M Idnaeni dan Cecep Kemal, dan Kepala Pelaksana BPBD Manggarai Barat Dominikus Hawan tiba dan mendarat di Bandara Wunopito.

 

Helikopter BPBD itu datang dari Labuan Bajo, Manggarai Barat, dan sempat singgah di Bandara Frans Seda, Maumere, Kabupaten Sikka, dan kemudian ke Bandara Wunopito Lewoleba, Kabupaten Lembata.

Kedatangan helikopter BPBD ini hanya untuk menjemput sampel swab dari Lembata yang sebelumnya sempat ditolak di Larantuka. Sehingga, sebanyak 13 sampel swab yang ditolak di Larantuka ditambah satu sampel baru pelaku perjalanan dari Alor, sehingga total 14 sampel swab diantar ke Kupang menggunakan helikopter BPBD.

 

Hadir di Bandara Wunopito Lewoleba, Kalak BPBD Lembata Thomas Tip Des, Kadis Kominfo Markus Labi, Kepala Bandara Wunopito Lewoleba Syaiful Z, dan sejumlah staf Dinas Kesehatan yang mengantar sampel swab. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *