Tak Tuntas Setelah Adendum III, PPK Terbitkan PHK kepada Pelaksana Pembangunan Awololong

Tak Tuntas Setelah Adendum III, PPK Terbitkan PHK kepada Pelaksana Pembangunan Awololong

Lembatanews.com – Setelah melalui proses adendum hingga ketiga kalinya dan fisik proyek pembangunan Jeti apung, kolam renang apung dan fasilitas lainnya di Pulau Siput Awololong, Kecamatan Nubatukan, Kabuoaten Lembata, tak kunjung rampung, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) akhirnya menerbitkan surat pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap kontraktor pelaksana PT Bahana Pekerja Nusantara.

Demikian dikatakan PPK Proyek Awololong Silvester Samun kepada media di ruang kerjanya, Senin (18 November 2019). Ia menjelaskan bahwa setelah selesai kontrak dan telah pula dilakukan adendum sebanyak tiga kali dan kontraktor pelaksana belum juga menyelesaikan pekerjaan, maka sejak 15 November lalu, ia telah menerbitkan surat PHK.

Setah PHK diterbitkan, akan dilakukan opname oleh tim teknis. Selanjutnya, PPK akan menyerahkan kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata selaku pemilik proyek.

“Bersama tim teknis akan lakukan opname menghitung kewajiban dari masing masing pihak. Kontraktor pelaksana bayar denda dan jaminan dikembalikan,” jelas Samun.

Pemberian adendum perama dan kedua, kata Samun, sudah dilakukan. Selanjutnya adendum ketiga diberikan untuk mengganti waktu karena keadaan kahar. Namun, hingga selesai batas adendum juga tak dapat selesaikan pekerjaan sehingga ia mengambil langkah menerbitkna PHK.

“Karena ini masuk ranah perdata, maka dikembalikan kepada kontraktor pelaksana untuk bersikap,” tandas Samun. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *