Terima Banyak Bantuan Alsintan, Kedang Paulus: Lembata Harus Bisa Swasembada Pangan dan Punya Sektor Unggulan

Terima Banyak Bantuan Alsintan, Kedang Paulus: Lembata Harus Bisa Swasembada Pangan dan Punya Sektor Unggulan
Asisten II Sekda Lembata Kedang Paulus menyerahkan bantuan traktor roda dua kepada Kelompok Tani Mata Hati, Desa Nilanapo, Kecamatan Omesuri yang diterima ketua kelompok Yulius Tupong Botungraba, Kamis, 28 Oktober 2021 di halaman kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata.

 

Lembatanews.com – Begitu banyaknya bantuan alsintan yang sudah diterima kelompok tani di Lembata, seharusnya mampu membawa Lembata menjadi kabupaten yang swasembada pangan. Hanya saja, hal itu sejauh ini belum dapat diwujudkan. Untuk itu, dibutuhkan peran bersama semua pihak untuk mampu mewujudkan swasembada pangan. Selain mencapai swasembada pangan, banyaknya bantuan alsintan juga harus mampu membawa Lembata memiliki sektor unggulan. Mengingat selama ini, Lembata baru memiliki sektor prioritas

Demikian ditegaskan Asisten II Sekda Lembata Kedang Paulus saat mewakili Bupati Lembata Thomas Ola Langodai menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata, Kelurahan Lewoleba Timur, Kecamatan Nubatukan, Kamis, 28 Oktober 2021.

Bantuan Alsintan yang diserahkan itu merupakan perjuangan anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Julie Sutrisno Laiskodat.

Bantuan berupa satu unit traktor roda empat, empat unit traktor roda dua, empat unit cultivator, dua unit mesin pompa air, dan lima unit hand sprayer diserahkan untuk sepuluh kelompok tani di Lembata yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Kedang Paulus mengatakan, lahan pertanian di Lembata yang begitu luas dan peralatan bantuan begitu banyak namun belum bisa sampai pada ketahanan pangan. Karena itu, menjadi tugas bersama dimotori Dinas Pertanian dibantu penyuluh terampil dan penyuluh ahli, sehingga mampu membawa Lembata menuju ke swasembada pangan.

Kepada para penerima bantuan, Kedang Paulus mengharapkan agar menggunakan alsintan dengan baik dan benar, digunakan sesuai fungsinya, dan memperhatikan perawatan.

“Jangan hajar kiri kanan kemudian mogok dan tidak bisa pakai lagi. Tapi harus dimaintanance agar bisa dipakai berulang-ulang untuk meningkatkan produksi pertanian. Jangan sampai tiap tahun bantuan untuk ganti tetapi menambah karena alat kali lalu masih baik dan digunakan sehingga terdata alsintan sekian banyak tapi tidak berfungsi karena hanya mengganti,” tegasnya.

Ia juga mengajak kelompok tani untuk ikut membangun Lembata dari sektor pertanian agar mampu memiliki sektor unggulan. Sebab, Lembata sejauh ini belum memiliki sektor unggulan dan masih sebatas sektor prioritas.

“Mewakili Pemda Lembata, saya juga menyampaikan terima kasih dan salam hormat kepada Ibu Julie Sutrisno Laiskodat dan Lembata merasa bangga menerima bantuan untuk para kelompok tani ini,” tandas Kedang Paulus.

Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata Kanisius Tuaq mengakui sangat luar biasa perhatian dari Partai NasDem dalam membantu masyarakat petani di Lembata. Setelah sebelumnya ia menghadiri penyerahan traktor roda empat sebanyak lima unit bersama anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Sulaiman Hamzah, kali ini Partai NasDem melalui perwakilannya di DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat kembali memberikan bantuan.

Kali ini, selain bantuan traktor roda empat, dan roda dua, cultivator, dan hand sprayer, kelompok tani di Lembata juga mendapatkan bantuan UPPO (unit pengolahan pupuk organik) sebanyak empat unit.

“Partai NasDem sudah sangat membantu masyarakat khususnya petani dan peternak di Kabupaten Lembata,” kata Kanis Tuaq.

Kepada kelompok tani yang mendapatkan bantuan, lanjutnya, diharapkan untuk membangun kerja sama di tingkat desa. Begitu juga penyuluh di lapangan untuk memanfaatkannya alsintan bantuan sebaik mungkin. Selama ini, sudah terlalu banyak bantuan yang diberikan kepada kelompok tani dan ternak di Lembata.

ke depan, lanjutnya, progres dinas dengan melihat banyaknya peralatan di lapangan maka rencanakan bengkel berjalan untuk mengawasi dan memperbaiki mesin dan alat pertanian yang begitu banyak. “Kondisi di lapangan alat satu mur saja terlepas dibiarkan begitu saja. Ini jadi persoalan dan progres dinas lakukan bengkel berjalan. Tenaga dan jasa gratis dan alat kelompok harus beli,” kata Kanis Tuaq.

Sejauh ini, terangnya, total alat dan mesin pertanian yang sudah diserahkan sebanyak 414 unit, yang beredar di seluruh Lembata. Traktor roda dua sebanyak 117 unit, cultivator untuk pembuatan bedeng, juga alat pemipil jagung 29 unit. Dan alat ini sedang tren saat panen jagung dan diminati masyarakat.

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Lembata Hendrik Mosa Langobelen pada kesempatan itu mengatakan, kehadiran semua pihak di dinas pertanian maka lebih banyak berurusan dengan kehidupan. Dan hari ini, katanya, hadir bersama Pemda Lembata menyerahkan bantuan pertanian dan melalui perjuangan Bunda Julie Sutrisno Laiskodat anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem. Seharusnya Bunda Julie berkeinginan hadir namun masih bertugas di Flores Barat sehingga menyampaikan untuk mewakili menyerahkan bantuan alsintan.

“Pertama kami mengajak semua menyampaikan terima kasih kepada ibu Julie yang sudah membantu alsintan untuk masyarakat petani di Lembata. Kerja sama pemerintah dan partai terus digalakkan. Partai melalui orang di Senayan tentu membangun komunikasi kebutuhan teknis di lapangan. Koordinasi dengan kadis pertanian sudah ada beberapa hal yang disampaikan dan akan didorong untuk diperjuangkan Bunda Julie,” tegas Hendrik Mosa Langobelen.

Kepada kelompok penerima alat pertanian, ia mengharapkan untuk membangun kerja sama dengan desa. Bantuan yang diterima tidak saja dimanfaatkan oleh kelompok tetapi kerja sama operasuonal untuk layani para petani yang membutuhkan.

“Di Ile Ape saya sampaikan dengan adanya lima traktor maka panen tahun depan jangan jual ratusan kilogram saja tapi harus jual jagung dalam jumlah ton. Perjuangan partai dan pemerintah semuanya demi kesejahteraan masyarakat. Untuk itu pemerintah dan NasDem tetap membangun kerja sama membantu masyarakat petani,” tandas Hendrik Mosa Langobelen.

Pada kesempatan itu, Asisten II Sekda Lembata Kedang Paulus atas nama bupati juga mengukuhkan lima kelompok tani dari tingkat lanjut naik ke tingkat madya. Selain penyerahan alsintan, pada kesempatan itu juga diserahkan bantuan sapi untuk dua kelompok. Masing-masing kelompok mendapatkan bantuan 20 ekor sapi. (rilis Partai NasDem Lembata/tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *