Tradisi Gole Teba di Pantai Lewolein yang Mengasyikan

Tradisi Gole Teba di Pantai Lewolein yang Mengasyikan
Masyarakat beramai-ramai menangkap ikan menggunakan tangan dan dilakukan secara tradisional di Pantai Lewolein, Desa Dikesare, Kecamatan Lebatukan. 

 

Lembatanews.com – Berkunjung ke Lewoleba Kabupaten Lembata serasa belum lengkap jika belum berkunjung ke Pantai Lewolein di Desa Dikesare, Kecamatan Lebatukan untuk menikmati ketupat dan suguhan ikan segar bakar khas Lewolein.

Dengan jarak tempuh yang semakin singkat hanya dengan waktu 20 menit sudah bisa menjangkau Lewolein dari Lewoleba, selepas infrastruktur jalan yang kini sudah dihotmix.

Membawa ikan hasil tangkapan yang ditaruh di dalam.kain yang diikat di pinggang ke darat.

 

Setiap hari, Lewolein seperti rumah bagi warga Lewoleba untuk menikmati makan pagi dan makan siang. Bahkan, ada yang ingin menikmati sunset sambil makan sore di indahnya Pantai Lewolein.

Selain menikmati suguhan indahnya panorama Pantai Lewolein, ikan bakar dan ketupat khas Lewolein, berkunjung ke Lewolein pada masa tertentu dapat juga menikmati suguhan tradisi khas Lewolein “Gole Teba” yakni tradisi menangkap ikan tanpa alat tangkap.

Ikan yang ditangkap dan ditaruh di dalam.kain yang terikat dipinggang.

 

Pada tradisi Gole Teba ini, sudah ditetapkan oleh suku yang dipercayakan menjaga ikan. Mereka yang menentukan kapan ikan bisa diambil. Mereka pula yang membuat ritual sebelum Gole Teba dilakukan.

Semua pengunjung cukup membayar Rp5 ribu dan langsung bisa mengambil ikan sebanyak-banyaknya.

Mengeluarkan ikan yang diisi di dalam kain di pinggir pantai.

 

Ikan yang ditangkap dengan tangan dimasukan di dalam baju atau kain sarung yang sudah terikat pada bagian pinggang. Tua muda, laki-laki dan perempuan beramai-ramai masuk laut saat aba-aba diberikan oleh orang yang dipercaya melihat ikan.

Jika sudah banyak ikan yang ditangkap, mereka membawanya ke darat dan mengeluarkannya lalu kembali.masuk ke laut setinggi pinggang orang dewasa dan mulai menangkap ikan.

Seperti sudah dijinakkan, ikan bisa ditangkap hanya dengan tangan dan injakan kaki.

Jika sudah puas menangkap ikan, Anda bisa kembali ke darat dan membakarnya di pinggir pantai dan menikmati hasil tangkapan dengan ketupat khas Lewolein yang dijual warga sepanjang pantai Lewolein.

Membersihkan hasil tangkapan di pinggir pantai.

 

Jika Anda berminat, datanglah pada hitungan bulan ketiga, kelima, dan ketujuh. Jika Anda beruntung, maka Anda dapat mengikuti tradisi Gole Teba di Lewolein. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *