Tutup Festival Paragliding Competision, Bupati Sunur Janji Benahi Area Take-off dan Landing

Tutup Festival Paragliding Competision, Bupati Sunur Janji Benahi Area Take-off dan Landing

Lembatanews.com – Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur menjanjikan akan segera membenahi sejumlah fasilitas pendukung olahraga paralayang, seperti area landing dan take-off agar pelaksanaan event paralayang di tahun-tahun mendatang lebih baik. Mengingat tahun depan TNI AURI berencana menggelar perhelatan akbar paralayang di Lembata bertajuk Festival Pelangi Nusantara.

Hal itu disampaikan Bupati Eliaser Yentji Sunur saat menutup Festival Paragliding Competision di Bukit Cinta Lembata (BCL), Desa Bour, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Sabtu (16 November 2019).

Kepada para peserta dan peraih juara, Bupati Sunur minta tak melihat dari besaran hadiah karena kali ini masih taraf exsebition dan pemerintah akan terus berupaya meningkatkan hadiahnya.

Pemerintah, lanjutnya, juga akan berupaya memperbanyak event di Lembata dan diharapkan agar dalam setahun bisa lakukan kompetisi dari kelas junior dan middle, agar rangsang orang yang sudah dilatih di sini agar bisa mulai belajar mengingat pada 2020 nanti Kengerian Pariwisata akan memberikan pelatihan paralayang di Lembata.

Selain itu, pemerintah juga akan perlahan mengadakan perlengkapan dan peralatan paralayang. “Karena klub tidak ada alat nanti setelah latihan pulang bisa lupa. Kan tidak mungkin sedang terbang telepon tanya instruktur ini talinya atidak bisa tarik. Jadi harus ada peralatan untuk terus berlatih,” kata Sunur.

Ketua Persatuan Olahraga Dirgantara (Pordirga) Gantole Paralayang Indonesia
(PGPI) Joko Bisowarno mengatakan, pelaksanaan kompetisi paralyang di BCL juga ikut membantu menginspirasi pembangunan lokasi terjun. Paralayang.

Diakuinya bahwa terjun paralayang saat ini telah menjadi industri seperti di Bali, puncak, dan Batu, yang mampu mendorong peningkatan pendapatan masyarakat.

“Ini kita harapkan juga bisa jadi industri di Lembata,” kata Joko.

Lomba.pqralayang mempertandingkan tiga kelas, yakni junior putra, senior putra, dan putri.

Untuk junior putra, juara I diraih Ricki Dwi Harianto dari Jawa Timur yang berhak atas hadiah medali, uang pembinaan Rp5 juta dan piagam penghargaan. Juara II diraih Aliph Wafa dari Jawa Timur berhak atas hadiah uang sebesar Rp4 juta, medali dan piagam penghargaan. Juara III diraih Rizal J Muharam dari Jawa Barat, yang berhak atas hadiah uang Rp3 juta, medali dan piagam penghargaan.

Di kelas senior putra, juara I diraih Thomas Widyananto dari Jawa Tengah, berhak atas hadiah uang Rp5 juta,edali dan piagam.oenghargaan. juara II Barru Jumo Robani dari Jawa Barat yang berhak atas hadiah uang Rp4 juta, medali dan piagam.penghargaan, dan juara III diraih Nurman dari Jawa Barat dan berhak atas hadiah uang Rp3 juta, m Dali dan piagam penghargaan.

Sedangkan di overral putri, juara I diraih Erika Yolanda Putri dari Jawa Tengah dan berhak atas hadiah uang Rp5 juta, medali dan piagam penghargaan. Juara II diraih Adinda Puspita Kusmadani dari Jawa Tengah yang berhak atas hadiah uang Rp4 juta, medali dan piagam perhargaan dan juara III diraih Langking Ayu Pratiwi dari Bali dan berhak atas hadiah uang Rp3 juta, medali dan piagam penghargaan. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *