Yayasan Kemanusiaan Kompas Salurkan Donasi Pembaca Harian Kompas

Yayasan Kemanusiaan Kompas Salurkan Donasi Pembaca Harian Kompas
Suyanto, Perwakilan Dana Kemanusiaan Kompas menyerahkan bantuan kemanusiaan pembaca Harian Kompas untuk para korban bencana yang diterima Romo Blas Kleden, Pastor Paroki Santa Maria Banneux Lewoleba, Selasa, 13 April 2021 di aula Paroki setempat.

 

Lembatanews.com – Yayasan Kemanusiaan Kompas, pada Selasa, 13 April 2021 menyerahkan bantuan kemanusiaan dari pembaca Harian Kompas. Bantuan bahan makanan dan kebutuhan anak dan wanita dengan total Rp250 juta itu diserahkan melalui relawan Paroki Santa Maria Banneux Lewoleba untuk membantu para pengungsi korban bencana banjir bandang di Ile Ape, Ile Ape Timur, dan Omesuri.

Suyanto, Perwakilan Dana Kemanusiaan Kompas ditemui usai menyerahkan bantuan kemanusiaan di aula Paroki Santa Maria Banneux Lewoleba, Selasa, 13 April 2021 menjelaskan, bantuan dengan total dana sebesar Rp250 juta itu merupakan donasi dari seluruh pembaca Harian Kompas melalui Yayasan Kemanusiaan Kompas.

Dikatakannya, bantuan yang disalurkan melalui gereja berupa kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mi instan, air mineral, kue kering biskuit, perlengkapan mandi, perlengkapan bayi, dan perlengkapan kebutuhan wanita.juga biskuit.

“Hari ini kami serahkan ke gereja untuk bantu salurkan di Lembata. Kami juga akan berikan bantuan yang sama kepada korban di Flores Timur dan kami juga akan ke Alor,” kata Suyanto.

Diharapkan agar bantuan yang diberikan melalui pihak gereja itu bisa membantu meringankan beban sesama saudara yang menjadi korban bencana.

Dia juga berharap, bantuan dapat dialirkan itu dapat sampai ke para pengungsi korban bencana di tempat-tempat penampungan pengungsi.

Apalagi, dalam koordinasi dengan pihak gereja, diinformasikan bahwa ada sejumlah titik penampungan yang belum mendapatkan sentuhan bantuan. Sehingga diharapkan agar bantuan itu bisa tepat sasaran dan dapat membantu para korban.

Pastor Paroki Santa Maria Banneux Lewoleba Romo Blas Kleden saat menerima bantuan mengatakan, pihak luar mempercayakan penyaluran bantuan melalui keuskupan dan gereja karena gereja memiliki hirarki yang bagus dalam mengorganisir dan menyalurkan bantuan secepatnya sampai ke korban.

Apalagi, gereja memiliki hirarki yang baik mulai dari dewan paroki, lingkungan hingga kelompok umat basis (KUB).

Karena itu, para donatur mempercayakan gereja untuk membantu menyalurkan donasi dari para donatur kepada para korban yang membutuhkan.

Ia juga memastikan bahwa seluruh sumbangan kemanusiaan itu akan segera disalurkan kepada para pengungsi yang membutuhkan. (tim lembatanews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *